Pihak PERBANKAN di Jawa Timur mulai terjun di "Dunia Sanitasi"

Endang Nani

    Ibu Endang Nani seorang sanitarian Puskesmas Yosowilangun Kabupaten Lumajang, dengan dukungan Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, Pada bulan Maret 2010 beliau mengikuti pelatihan wirausaha sanitasi yang diselenggarakan oleh WSP-TSSM; setelah itu Bu Endang —demikian panggilan akrab beliau— memulai usaha sampingan bidang sanitasi pembuatan jamban sehat dengan nama usaha “Karya Sanitasi”. Sebagai sanitarian Bu Endang juga aktif melakukan pemicuan bersama kader kesehatan dan fasilitator lainnya, sehingga kombinasi antara pemicuan dan pemasaran sanitasi serta
Kredit
    lingkungan yang kondusif dapat bersinergi dan terintegrasi dengan baik sebagaimana dalam pendekatan STBM.

Dalam menjalankan usaha sanitasi pembuatan jamban sehat, Ibu Endang Nani mengembangkan jejaring pemasaran melalui Bidan Desa, Kader kesehatan, sehingga semua Bidan dan Kader menjadi tenaga pemasaran. Untuk memotivasi tenaga pemasaran ini, bilamana ada pesanan jamban dan terjadi transaksi maka ada semacam komisi untuk mereka. Usaha sanitasi mulai berkembang sejak awal tahun 2011 semula pemasaran di wilayah Kecamatan Yosowilangun namun berkembang ke Kecamatan Kunir dan Kecamatan Rowokangkung di Kabupaten Lumajang, potensi pasar lebih dari 8.000 rumah tangga yang belum punya jamban sehat.

Kemajuan pembuatan jamban sehat melalui usaha “Karya Sanitasi” sampai dengan Oktober 2013 lebih dari 2.000 unit yang sudah terbangun, berbagai kendala yang dihadapi antara lain modal kerja terbatas sehingga bilamana masyarakat minta pembayaran melalui kredit maka agak kesulitan melayani dengan cepat, banyaknya daftar tunggu / masyarakat yang sudah pesan namun belum bisa dikerjakan karena keterbatasan aset seperti tukang dan peralatan usaha (alat cetak dan modal).

Hambatan keterbatasan modal kerja bagi pengusaha sanitasi dapat diatasi karena bulan Oktober - Nopember 2013, tim WSP-Scaling Up Rural Sanitation and Hygiene (pak Koen Irianto dan ibu Silva) memfasilitasi akses pendanaan melalui Bank BRI cabang Lumajang dan Bank UMKM Cabang Lumajang, kedua perbankan ini bersedia memberikan kredit langsung ke masyarakat untuk membuat jamban sehat melalui usaha “Karya Sanitasi” yang dimiliki oleh ibu Endang Nani.

Bank BRI Cabang Lumajang

URAIAN

Bank UMKM Cabang Lumajang

Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Nama Program

POSDAYA
Perorangan

Pemberian Kredit

Kelompok (10 orang)
Foto copy KSK, KTP, Surat Keterangan dari Kepala Desa

Persyaratan administrasi

Foto copy KSK, KTP, Surat Keterangan dari Kepala Desa
Masyarakat / perorangan  menyiapkan beskas administrasi di kirimkan ke Bank BRI melalui pengusaha sanitasi, kemudian petugas Bank melakukan verifikasi dan penilaian jika disetujui maka petugas Bank menyiapkan akat kredit dan mendatangi pemohon/kreditor sekaligus membukakan tabungan didalamnya ada mutasi masuk sebesar harga jamban ditambah Rp 50.000 sebagai tabungan, setelah akat kredit ditanda tangani maka diserahkan uang sebesar harga jamban kepada wirausaha sanitasi untuk segera membangun jamban

Mekanisme

Masyarakat yang berminat mendapatkan kredit pembangunan jamban agar membentuk kelompok terdari 10 orang yang dikordinasikan oleh wirausaha sanitasi, Berkas administrasi di kirimkan ke Bank UMKM, kemudian petugas Bank melakukan verifikasi dan penilaian jika disetujui maka ketua kelompok dan koordinator diminta datang ke Bank UMKM  untuk menandatangani akat kredit dan membuka tabungan serta menerima uang sebesar harga jamban/permintaan kredit.
Petugas Bank datang kemasyarakat sehingga konsumen tidak terbebani waktu dan biaya harus datang ke Bank

Kemudahan pelayanan

Ketua kelompok dan koordinator datang ke Bank, untuk menandatangani akat kredit dan menerima uang
Perseorangan biaya materai 3 lembar (Rp 18.000)

Biaya administrasi

Perseorangan biaya provisi dan asuransi Rp 16.000 dan biaya materai 4 lembar (Rp 24.000) untuk ketua kelompok
Tipe 2.1

Tipe jamban yang dibangun

Tipe 2.1
Rp 500.000 – Rp 600.000

Harga Jamban

Rp 500.000 – Rp 600.000
12 bulan

Jangka waktu

12 bulan
12 % per tahun

Suku bunga

9% per tahuan
80 unit Jamban Sehat (Nop-Des 2013)

Sudah terbangun

40 unit Jamban Sehat (Nop – Des 2013)

Penulis: Saputera (Koordinator Provinsi STBM Jawa Timur, WSP-SURSH)

Comments