Dik Doank Turut Ramaikan INTEKSAN di Yogyakarta

Dalam beberapa waktu lalu, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik  Kesehatan Yogyakarta  baru saja menggelar  acara seminar dan gelar riset Inovasi Teknologi Sanitasi (INTEKSAN) yang berlangsung pada 24 September 2013 kemarin.

Mendorong terciptanya makin banyak teknologi di bidang sanitasi sebagai tujuan kegiatan ini, diharapkan dapat membantu dalam mengoptimalkan kondisi sanitasi di negeri ini. Melalui acara ini diharapkan akan lahir inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang dapat diterapkan oleh masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi semua pihak, terutama para peneliti muda dalam mencari terobosan dan solusi permasalahan sanitasi yang lebih baik dan solutif.

Dink Doang Memotivasi Peserta INTEKSAN 2013Kegiatan ini diikuti oleh 325 peserta terdiri dari mahasiswa, sanitarian, dan dosen perguruan tinggi. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, antara lain Kepulauan Riau, Bengkulu, Jawa Timur, Jawa Tengah, Cibubur Jawa Barat, dan Yogyakarta. Sebagai hasil, ada 21 peneliti yang berhasil masuk dalam Gelar INTEKSAN.

Tim juri dalam lomba ini pun berasal dari perwakilan sejumlah lembaga pendidikan yang ada di Yogyakarta, antara lain dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, dan Poltekes Yogyakarta.

Kemeriahan acara ini ternyata tidak sampai disitu saja, pasalnya Dik Doank, penyanyi dan aktivis peduli lingkungan juga turut memeriahkan acara ini dengan melantunkan sejumlah lagu tentang menjaga lingkungan.

Selain itu, yang lebih meramaikan lagi pemilik Kandang Jurang Doank itu juga turut  memotivasi para peserta untuk lebih penduli dan menjaga kelestarian alam, contohnya dengan tidak bunag sampah sembarangan.

Dalam kesempatan tersebut Dik Doank pun bercerita pengalamannya dalam kegiatan-kegiatan perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Harapannya, agar para peserta dapat lebih termotivasi dalam melakukan kegiatan peduli sanitasi dan lingkungan.

Penulis: Eko Sarjito Windiarsa (Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekes Yogyakarta)

Comments