2014, Unicef Tetap Fokus Dukung Total Program STBM

Kian hari perkembangan program STBM kearah lebih baik semakin nyata terlihat. Buktinya target desa yang melaksanakan STBM telah terlampaui. Data sekretariat STBM 2014, menujukkan hingga akhir 2013 telah ada sebanyak 16228 desa yang melaksanakan program STBM. Di mana, angka ini meningkat dari target semula yang hanya mencapai 16000 desa.

Berangkat dari itu, tidak heran rasanya bila pada 2014 ini WASH-Unicef menyatakan bahwa akan tetap mendukung program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di Indonesia.

2_Unicef_Program STBMDalam sesi wawancara ekslusif  yang berlangsung di Hotel Amarossa, Bogor, Jawa Barat, Chief Of WASH-Unicef, Aiden Cronin menerangkan, pada tahun ini pihaknya masih akan terus berkomitmen untuk mendukung program STBM. “Melalui dukungan kami terhadap berharap angka BABS semakin berkurang dan penerapan PHBS semakin meningkat,” terangnya.

Aiden menuturkan, tujuan utama dukungan tersebut tentu saja untuk membantu perbaikan kondisi sanitasi di Indonesia yang saat ini makin membaik dari waktu ke waktu. “Kami berharap kedepannya setiap orang bisa semakin sadar akan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, sehingga tidak ada lagi yang melakukan praktek BABS,” katanya di sela-sela acara Rapat Koordinasi WASH-Unicef, Bogor (14/2).

Aiden menjelaskan, terkait bentuk dukungan yang Unicef lakukan ialah berupa dukungan terhadap kebijakan dari pemerintah pusat. “Jadi dalam hal ini kami mendukung sekaligus membantu memfasilitasi semua kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat, misalkan bila Kementerian Kesehatan membutuhkan bantuan fasilitasi rapat dalam rangka menyusun kebijakan maka kami akan membantunya,” jelas Aiden.

Selain itu, Aiden juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan dari 5 pilar yang ada di STBM. “ Dalam mendukung program STBM agar berjalan lebih baik, pada tahun ini kami berencana untuk mengadakan berbagai kegiatan lebih banyak dan lebih menarik, salah satunya akan menggelar acara knowledge sharing bagi provinsi dan juga Kabupaten/Kota yang merupakan daerah binaan Unicef,” jelas pria berkacamata tersebut.

Menurut Aiden, peningkatan kondisi sanitasi di Indonesia memang harus terus ditingkatkan dan mendapat dukungan dari semua pihak. Pasalnya, Data Riset Kesehatan Dasar, Kementerian Kesehatan 2013 menunjukkan, dari 60 juta masyarakat miskin hanya 1,5% saja yang memiliki layanan akses terhadapa sanitasi layak. Kondisi ini tentunnya sangat tidak diharapkan. “Berangkat dari itu kami berharap melalui dukungan Unicef terhadap program STBM ini kedepanya kondisi sanitasi akan semakin membaik dari waktu ke waktu,” pungkasnya. <CMH>

Comments