Tenaga pemasar yang handal sangat mendukung perkembangan Usaha Mikro Kecil bidang sanitasi di Jawa Timur

LatihDSC00940rUsaha mikro kecil bidang sanitasi di Jawa Timur sudah berkembang dengan baik, namun kapasitas produksi dan jumlah pengusaha sanitasi masih belum mamadai bila dibandingkan dengan potensi pasar, jejaring pasar sudah terbentuk dengan baik seperti akses pendanaan kelembaga keuangan perbankan dan penyedia material (pabrikan/suppliers), tukang, tenaga pemasar/agen. Untuk tenaga pemasaran masih mengandalkan kader kesehatan yang berada di pedesaan/kelurahan, namun masalahnya kader-kader tersebut belum banyak memahami teknik komunikasi dan promosi serta penguasaan produk jamban sehat. Oleh karena itu Water and Sanitation Program (WSP) memfasilitasi pelatihan tenaga pemasar sanitasi atau agen pemasaran yang berada di pedesaan dengan tujuan untuk membantu pengusaha sanitasi dalam rangka memperkuat kemampuan para kader menjadi agen pemasaran yang handal untuk mempromosikan jamban sehat sehingga terjadinya peningkatan akses sanitasi. Rangkaian pelatihan tenaga pemasar yang dilakukan selama bulan April 2014 dibeberapa daerah yaitu di Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Jombang, peserta atau tenaga pamasar yang sudah dilatih sekitar 154 orang.

Proses pelatihan; Selama satu hari tenaga pemasar dibimbing untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian dalam memasarkan produk dan tekniktimworkDSC00951r komunikasi, dimulai dengan materi membangun mind-set sebagai tenaga penjual dan motivasi diri, materi ini membuka wawasan dan motivasi diri, hal ini terlihat peserta mulai termotivasi membangun potensi diri menjadi tenaga pemasaran serta mempunyai opsisi membantu masyarakat dalam merubah perilaku hidup sehat dan meningkatkan akses sanitasi, disisi lain dapat menambah penghasilan keluarga. berikutnya materi pengenalan produk dan kata kunci menjual (selling pitch) dalam pembelajaran ini peserta dibimbing praktek membuat replika jamban sehat agar dapat mengenal tipe dan komponen-komponen jamban sehat serta fungsinya, peserta mulai lebih banyak bertanya dan mengenal lebih jauh strategi menjual, alat promosi berupa maket jamban dan brosur. Peserta juga dijelaskan berbagai tipe jamban dan harganya sehingga banyak pilihan jamban sehat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan konsumen. Dalam memasarkan produk diperlukan juga tenik persuasi dan negosiasi sehingga dilakukan simulasi praktek menjual dimana peserta diminta menjadi tenaga pemasar dan juga ada yang menjadi konsumen, dalam peragaan ada teknik negosiasi dan presentasi produk sehingga terlihat bagaimana tenaga pemasar memulai komunikasi, presentasi produk sampai negosiasi harga.

latih2DSC00972rUntuk meningkatkan kemampuan tenaga pemasaran dan manajemen usaha dikenalkan Aplikasi Business Process “O3S” yang berbasis android bagi model usaha one-stop shop. Dalam sistem ini ada dashboard performance setiap pengusaha terkait usahanya misalnya volume penjualan, estimasi keuntungan, pending order, performa agen penjual, profil pelanggan. Sebagai komitmen dari pengusaha sanitasi kepada tenaga pemasar/agen bilamana terjadi realisasi produksi maka akan diberikan imbalan komisi beruapa uang sesuai kesepakatan.

Kontak:  Saputera, Koordinator STBM Jawa Timur (SURSH) - [saputera27@gmail.com]

Comments