Tingkatkan Kepedulian Sanitasi Masyarakat, Poltekkes Bandung Lakukan PKN di Garut

6

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan. Dalam pembangunan kesehatan, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif untuk menjaga, memelihara, dan mewujudkan kesehatan diri sendiri maupun lingkunganya.

Berangkat dari hal itu, mahasiswaPoltekkes Bandung awal Mei yang lalu, melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Nyata (PKN) di RW 15, DesaTalaga Sari, Kadungora, Garut.

Salah satu tujuan dari kegiatan PKN tersebut adalah meningkatkan kepedulian warga akan pentingnya menjaga kondisi sanitasi, salah satunya seperti tidak melakukan kegiatan Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Berdasarkan data desa, Talaga Sari memiliki 89 KK dengan 308 jiwa, di mana 90% KK di wilayah tersebut telah memiliki jamban sendiri, sedangkan sisanya masih menggunakan jamban umum. Walaupun begitu, jamban yang digunakan tidak memenuhi syarat, karena tidak dilengkapi dengan tangki septik yang berguna untuk menampung tinja. Pembuangan tinja dialirkan langsung kesungai.

Hal itu tentu dapat mencemari kondisi air, terlebih air sungai tersebut kerap digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari mereka. Kondisi ini pula yang mengakibatkan tingginya angka penyebaran penyakit diare di daerah tersebut.

Dalam memicu warga untuk selalu berperan aktif menjaga kondisi kesehatan diri sendiri maupun lingkungan, mahasiswa Poltekkes Bandung melakukan pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kepada warga RW 15, di desa Telaga Sari. Pendekatan STBM diyakini sebagai salah satu langkah mudah yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan.

STBM merupakan pendekatan yang ditujukan untuk mendorong perilaku higiene dan sanitasi melalui pemicuan dan pemberdayaan masayarakat. STBM sendiri terdiri dari 5 pilar yaitu, Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMM-RT), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PS-RT), dan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga (PLC-RT).

 Bukan hanya dapat meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat dan lingkungan, penerapan 5 pilar STBM telah terbukti dapat menurunkan dan mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan seperti diare, malaria, dan lain sebagainya. Tati Ruhmawati, Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Bandung

 Edit: CMH/Yulita

   

Comments