Pelatihan Monev Berbasis Website dan SMS Program PAMSIMAS II Provinsi Sulawesi Barat Solusi Laporan Realtime

1 Dalam Rangka meningkatkan pemahaman  dan pengetahuan serta keterampilan para petugas monev dan pengendali tekhnis STBM Kabupaten, dalam melaksanakan tugas pelaksanaan program pamsimas komponen kesehatan melalui pendekatan STBM skala Distric Wide ditingkat kabupaten maka dilaksanakan kegiatan pelatihan monev berbasis website dan SMS selama 4 hari dari tanggal 12-15 Agustus 2014 di Hotel d’Maleo Mamuju Provinsi Sulawesi Barat dalam kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 17 peserta dari kabupaten (Majene, Polewali Mandar, Mamasa, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Mamuju Utara). Kegiatan pelatihan Monev berbasis Website dan SMS bagi petugas monev dan pengendali tekhnis STBM kabupaten di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (dr.H. ACHMAD AZIS,M.Kes) Dalam arahannya Mengungkapkan bahwa monitoring berbasis website dan SMS adalah sesuatu inovasi baru memanfaatkan teknologi yang dapat mempermudah semua pelaku melihat secara utuh potret sanitasi didalam sebuah kabupaten ataupun provinsi yang berkaitan dengan Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Tekait dengan monitoring berbasis website dan sms tersebut, maka dibutuhkan petugas monev STBM yang terampil dan berkualitas dalam memfasilitasi peningkatan kapasitas pelaku STBM terutama ditingkat kecamatan.Lebih dari itu petugas monev juga dituntut komitennya untuk melaksakan tugasnya dengan sepenuh hati, penuh integritas dan dedikasi. dr.H. ACHMAD AZIS,M.Kes kembali menegaskan bahwa pelatihan ini amatlah penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan dapat ditindaklanjuti/disosialisasikan setelah kita kembali ketempat tugas masing masing sehingga proses monitoring berbasis website dan sms dapat dipahami oleh petugas monev yang ada dipuskesmas maupun di kabupaten yang pada akhirnya semua petugas sanitasi dapat mengimplementasikannya dan dapat melakukan SMS terhadap progres akses kepala keluarga (kk) kepada jamban yang sehat, baik Ke-jamban Sehat Permanen (JSP) Jamban Sehat Semi Permanen (JSSP), Sharing/Numpang ataupun yang masih Open Defecation (OD) dan jika ini dapat berjalan dengan baik maka semua pihak dapat memperoleh informasi dengan baik secara realtime

Pada acara pelatihan  ini yang di hadiri oleh perwakilan dari Direktorat Penyehatan Lingkungan  Ibu Kristin Darundiyah, Kasi Binev Subdit PASD sebagai Narasumber dan bapak Rus Ardhianto, Staf Sekretariat STBM sebagai fasilitator serta bapak Ronie Prasetyo dari unsur Water and Sanitation Program(WSP)  Bank Dunia

2Diakhir sesi pelatihan beberapa dari perwakilan peserta tampil mengungkapkan pendapat dan perasaannyanya terkait dengan materi berbasis website dan sms oleh perwakilan peserta petugas monev dari kabupaten Polewali Mandar ibu Nursrikandi,SKM,M.Kes menyampaikan bahwa sistem pelaporan berbasis website dan sms ini sangat baik dan sangat membantu kita dibandingkan dengan sistem pelaporan secara manual karena lebih mudah lebih efesien tidak memberatkan lagi petugas sanitasi harus naik kendaraan berkilo kilo meter dengan berbagai macam resiko kepanasan, kehujanan bahkan kecelakaan  hanya untuk membawa selembar kertas untuk melaporkan progres dilapangan dengan metode ini disamping mudah dan murah kita juga dapat memperoleh data cecara Realtime. Dan peserta sangat menantikan untuk pilar STBM yang lainnya dapat juga terealisasi secepatnya.

3Dalam pelaksanaan, pelatihan ini diharuskan semua peserta membawa laptop dan data sehingga kegiatan dapat berjalan sebagaimana yang rencanakan,  antusiasme semua peserta pelatihan sangat tinggi sehingga diluar waktu jam pelajaranpun digunakan untuk mengentry data baseline yang ada hal inilah yang membuat para narasumber dan fasilitator dari pusat merasakan kepuasan tersendiri tentang kegitan pelatihan monev berbasis Website dan SMS yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat. Namun kegiatan ini terkendala bagi Wilayah yang tidak tersedia fasilitas/jaringan beberapa di daerah kabupaten Mamasa yang masih banyak wilayah puskesmas yang  tidak terakses jaringan Telepon Seluler. (Kaimuddin Koordinator STBM SulBar)

Comments