Deklarasi Pertama di 12 Desa/Kelurahan, Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan

Pelaksanaan Deklarasi SBS bertepatan dengan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se Dunia ke VII, yaitu 15 Oktober 2014 ditempatkan di Desa Karama Kec. Rilau Ale Kab. Bulukumba sebagai ketua Panitia deklarasi SBS yaitu Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kab. Bulukumba (Bpk. H. Muh. Alwi, SKM, M. Kes) yang dihadiri oleh, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sul-Sel yang diwakili oleh Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Sul-Sel (drg. Hj. Susilih Ekowati, M. Si), Bupati Bulukumba yang diwakili oleh Sataf Ahli Bidang Hukum dan Politik (Muhammad Amral SE, M.Si), Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bulukumba ( Bpk. Dr. H. Abdul Gaffar, M.Epid), SKPD Kab. Bulukumba, 136 desa dan kelurahan, 19 Puskesmas, 10 Kecamatan dan 3 Sekolah Dasar Desa Karama, forum Kabupaten sehat, DC& TFM, Asosiasi BPSPAMS, Toga, Toma dan tokoh pemuda Penandatanganan Deklarasi SBS Kabupaten Bulukumba

Penerapan pendekatan STBM melalui Pemicuan Community Lead Total Sanitation  (CLTS) dan praktek Cuci Tangan Pakai Sabun  diawali pada desa dan kelurahan sasaran Pamsimas sejak tahun 2008 hingga sekarang telah dilakukan di  95 Desa dengan jumlah desa yang telah stop buang air besar sembarangan sebanyak 12 Desa yang terdiri dari 10 Desa Pamsimas   (Desa Bonto Mate’ne, Desa Buhung Bundang, Desa Lamanda, Desa Dwi Tiro, Desa Bonto Bulaeng, Desa Bulo-Bulo Desa Salassae, Desa Lonrong, Kelurahan Jawi-Jawi dan Kelurahan Tanah Beru) serta 2 Desa non Pamsimas (Desa Pakubalaho dan Desa Karama)  Pencapaian tersebut perlulah diapresiasi melalui pernyataan sikap masyarakat untuk tetap mempertahankan perilaku hidup bersih dan sehat melalui Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan. Deklarasi ini bertujuan untuk mensosialisasikan kebiasaan, bahaya dan manfaat buang air besar di jamban kepada masyarakat pada umumnya dan masyarakat sekolah pada khususnya, menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta memicu desa/kelurahan lain untuk ikut melakukan perubahan perilaku sehingga bisa Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) yang pada akhirnya semua kelurahan dan desa yang ada di Kabupaten Bulukumba bisa Stop Buang Air Besar Sembarangan. Kegiatan Deklarasi SBS  dilakukan oleh 12 desa/kel. Diawali pembacaan naskah deklarasi, Penandatanganan naskah deklarsi dan penyerahan piagam kepada desa dan kelurahan yang deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan serta Sanitarian Pendamping yang berhasil meng-SBS-kan desa/kelurahan tersebut. Simulasi CTPS Sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HTCPS) ke VII, Tahun ini  dengan tema “Tangan Bersih, Generasi Sehat” upaya untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia. Perayaan ini mengedepankan pentingnya melibatkan anak-anak pada kelompok usia sekolah. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan perilaku sehat yang telah terbukti secara ilmiah dapat mencegah penyebaran penyakit-penyakit menular seperti diare, ISPA, Flu Burung serta penyakit kulit lainnya.

Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun akan  menyelamatkan hidup anak-anak atau adik-adik kita dan terhindar dari berbagai penyakit menular. Oleh karena itu ajaklah teman-teman dan masyarakat sekitar  untuk ikut membiasakan perilaku cuci tangan pakai sabun yang sederhana dan dapat dilakukan dengan singkat di rumah sendiri, di sekolah dan tempat-tempat umum lainnya, sekaligus menjadikannya sebagai perilaku hidup yang harus  terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh: Sarmada (Faskab. STBM) sarmada_80@yahoo.com

Comments