Kabupaten Garut, meriahkan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se-Dunia ke-7 di Desa Citeras

Tanggal 15 Oktober menandai perayaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya Cuci tangan pakai Sabun (CTPS) sebagai cara efektif dan terjangkau untuk mencegah penyakit. Pelaksanaan HCTPS yang ke-7 pada tahun 2014 ini bertujuan untuk meningkatkan peraktik CTPS di lingkungan sekolah dan sekitar kehidupan sehari-hari masyarakat bahwa dengan CTPS efektif untuk memutus rantai penyebaran penyakit.2_praktek CTPS Kegiatan HCTPS Sedunia di kabupaten Garut dilaksanakan di dusun pangkalan desa Citeras kecamatan Malangbong Kabupaten Garurt Provinsi Jawa Barat dan acara peringatan tersebut dilaksanakan selama 1 (satu) hari pada hari rabu tanggal 15 Oktober 2014 di hadiri oleh Asisten Daerah II kabupaten Garut, Dinas kesehatan, Pokja Sanitasi kabupaten, Camat Malangbong, Puskesmas Citeras, Sanitarian, Bidan Desa, fasilitator Kabupaten STBM Kab. Garut, Kader Kesehatan, Guru Sekolah Dasar (SD), Siswa-Siswi Sekolah Dasar, Karang taruna Desa Citeras dan seluruh masyarakat desa citeras dengan melibatkan karang taruna dan ibu-ibu PKK desa citeras sebagai panitia pelaksana kegiatan dengan dukungan dari dinas kesehatan kabupaten garut khususnya Bidang Penyehatan Lingkungan. Total yang mengikuti kegiatan ini sekitar 700 orang.3_Lomba_puisi 4_kerajian tangan Kegiatan puncak HCTPS ke-7 yang dirayakan oleh Kabupaten Garut ini adalah “Praktek massal Cuci Tangan Pakai Sabun” secara serentak oleh siswa-siswi 3 sekolah dasar dan Bapak Bupati beserta perwakilan dinas-dinas terkait yang di undang. Total partisipan yang mengikuti CTPS serentak sekitar 100 orang. Tempat cuci tangan (TCT) massal yang digunakan untuk praktek telah disediakan oleh panitia, terbuat dari sumber daya alam lokal berupa bambu yang dikreasikan oleh penduduk sekitar. Selain kegiatan CTPS massal juga dilaksanakan perlombaan-perlombaan yang melibatkan masyarakat dan siswa-siswi sekolah dasar yang ada di lingkungan Desa Citeras. Tema dari perlombaan tersebut berisi tentang 5 (lima) Pilar STBM. Perlombaan tersebut antara lain lomba pembacaan puisi dan pidato antar sekolah dasar, cipta lagu tentang STBM, lomba kreasi seni antar dusun pembuatan TCT dan barang-barang dari daur ulang sampah. Salah satu contoh kreatifitas masyarakat dalam mengolah daur ulang sampah adalah berupa tas terbuat dari limbah bungkus kopi. Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh agama, kader kesehatan, karang taruna, masyarakat desa dan siswa – siswi sekolah dasar menjadi awal yang baik untuk merubah peilaku yang kurang baik menjadi perilaku hidup bersih dan sehat sesuai dengan 5 pilar STBM. Semoga komitmen pemerintah daerah yang dicetus pada kegiatan HCTPS ini, berhasil guna bagi pembangunan masyarakat yang ber-perilaku hidup bersih dan sehat.  
(Penulis:  Faskab Pamsimas Kab. Garut) -Info lebih lanjut, hubungi:  Beti Sarneli -Korprov Jawa Barat (bsarneli2@gmail.com)

Comments