Gebyar Desa Sehat Adaro 2014: "Menghargai mereka yang bekerja dan berprestasi"

Selama seminggu penuh, dari tanggal 7 sampai dengan 13 Desember 2014, kawasan Pendopo Bersinar Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan dibuat gaduh, heboh, dan menjadi pusat perhatian karena adanya berbagai kegiatan yang membuat masyarakat  tertawan.  Ya, sepekan penuh Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) menggelar Festival Dangsanak Adaro (FDA) 2014.  FDA merupakan puncak dan menjadi etalase seluruh kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dikelola oleh YABN. Ada Dangsanak Adaro Expo, final olimpiade sains projek tingkat SD dan SMP, project base learning competition tingkat SMA, agrobisnis day, gelar adat dan budaya dayak, dan di hari terakhir dilakukan penganugerahan Gebyar Desa Sehat 2014.

Kader-kader terbaik mitra YABNGebyar Desa Sehat (GDS) 2014 merupakan bagian dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang beruparangkaian kegiatan untuk  memberikan apresiasi kepada desa, kader desa, dan tenaga sanitarian/fasilitator STBM yang telah bekerja secara sungguh-sungguh selama satu tahun.

Kegiatan sosialisasi GDS sudah dimulai sejak dilakukannya workshop STBM bulan Juni 2014 dan selalu disampaikan pada setiap pert

emuan kader dan pertemuan pelaku STBM setiap bulannya.  Kegiatan penjurian dilakukan melalui tiga tahap yaitu usulan calon peserta lomba GDS dari masing-masing kecamatan, seleksi administrasi, dan verifikasi lapangan.  Juri lomba sebanyak lima orang yang berasal dari Dinas Kesehatan, Bappeda,

Sanitarian terbaik_GDS 2014

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB), Tim Penggerak PKK, dan YABN. Selama proses pelaksanaan lomba GDS 2014, terdapat 18 desa, 20 kader, dan 16 Sanitarian yang menjadi peserta lomba.  Panitia hanya memilih tiga peserta terbaik untuk setiap kategori.

Puncak acara penganugerahan juara lomba GDS 2014 dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2014,  bertepatan dengan acara penutupan Festival.  Acara dikemas secara meriah dengan menampilkan kreativitas para kader dari desa-desa yang terlibat dalam program GDS 2014. Mereka menampilkan berbagai atraksi seperti tari-tarian, gerak dan lagu, drama komedi, dan lain-lain. Penampilan yang mendapat sambutan meriah dari pengunjung adalah “Opera Van Jamban”  yang bertutur secara jenaka tentang proses perubahan perilaku dari buang air besar sembarangan (BABS) menjadi konsisten Stop BABS.

Kepala Desa_pemenang lomba Gebyar Desa Sehat 2014Acara diakhiri dengan  penyerahan piala, sertifikat, uang pembinaan, dan bingkisan kepada para pemenang.  Untuk Kader Desa terbaik terpilih  Juara 1: Mimin Hervina  dari Desa Kembang Kuning, Juara 2: Sri utari dari Desa Ribang, dan Juara 3: Neneng Suryantini dari Desa Kambitin Raya.  Untuk Sanitarian terbaik terpilih Juara 1: Rajuliannor  dari Puskesmas Tanta, Juara 2: Rusminah  dari Puskesmas Ikun-Tanjung, dan Juara 3: Wisnayanti dari Puskesmas Pugaan.  Adapun untuk kategori desa sehat berbasis STBM, Juara 1 adalah Desa Tanta Hulu, Juara 2  Desa Kembang Kuning, dan  Juara 3 Desa Kambitin Raya.

Prosesi apresiasi keberhasilan kader, sanitarian dan desa terbaik tersebut melengkapi keberhasilan program STBM Pilar 1 YABN tahun 2014 yang telah mengentaskan tujuh desa menjadi desa yang terbebas dari BABS atau menjadi desa ODF (open defecation free). Tujuh desa tersebut adalah Desa Bagok dan Kandris di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah dan Desa Kembang Kuning, Kasiau, Padang Panjang, Ribang, dan Kambitin Raya di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.  Dengan tiga desa sebelumnya yang telah menjadi desa ODF, yaitu Desa Tanta Hulu, Masingai 1, dan Masingai 2 di Kabupaten Tabalong, maka YABN telah menjadikan 10 Desa menjadi desa ODF.

Outbond_AdaroFestival telah ditutup secara resmi, areal Pendopo Bersinar kembali sepi lagi, namun cerita kemeriahan festival masih menjadi pembicaraan di mana-mana.  Ada banyak harapan di 2015 baik yang berkait dengan keberlanjutan festival dan pastinya juga scaling up kegiatan STBM tahun depan.  Sesuai rencana kegiatan 2015,  YABN akan melanjutkan kegiatan di Kabupaten Tabalong dan Barito Timur serta akan memulai kegiatan di Kabupaten Balangan.  Khusus untuk Kabupaten Tabalong, YABN akan merubah strategi pendekatan  sasaran bukan lagi dari desa ke desa, tapi akan memperluas sasaran dalam lingkup kecamatan.  Semoga semua harapan dan keinginan dapat berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak. <gs>.

Comments