SAPIKU... JAMBANKU

2_dg boneHari ini dapat pelajaran sangat berharga dari ibu yang sederhana,namanya Daeng Bone (kita singkat Dg Bone) yang tinggal di Kampung Dodoki Kelurahan Bonto Langkasa,Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng. Dg Bone menghampiri kami ketika sedang melakukan pemantauan paska pemicuan. Dari infonya, dia sudah buat WC di rumahnya, jadi karena kami mengunjungi rumahnya untuk melihat “WC baru” tersebut, karena itu dia juga “mengundang” kami ke rumahnya untuk melihat WC barunya. Dalam hati saya sempat bersorak,”Alhamdulillah 1 orang lagi yang melaksanakan komitmennya ketika pemicuan kemarin (3 bulan lalu)”.

2_SAPIKU JAMBANKU_1 copyBegitu kami ke rumah Dg Bone,ternyata wah, jambannya sangat layak,bahkan boleh dibilang, jambannya lebih mewah dari pada rumah tinggalnya, setelah cerita lebih dalam lagi, saya dapat info dari bendahara KKM Kelurahan Bonto Langkasa dan Sanitarian PKM Campagaloe yang ikut kegiatan monev pasca pemicuan, ternyata Dg Bone berhasil membangun jamban yang sebagus ini setelah menjual sapinya, lebih tepatnya anak sapinya yang beranjak remaja dengan harga jual Rp 2.500.000,-. Hebat Dg Bone, sebenarnya pekerjaannya adalah peternak penggarap, artinya ada orang yang menitipkan beberapa ekor sapinya untuk dipelihara oleh Dg Bone. Ternyata setelah ikut pemicuan tepatnya di tanggal 2 September 2014, Dg Bone terpicu untuk membangun jamban sendiri, pertama kali dia membeli kloset, setelah itu bertahap, ketika sapi remajanya terjual, maka dibangunlah jamban plus bak air hingga terbangun kamar mandi lengkap dengan jambannya didalam.

“Nyaman sekali sekarang, bisa dipakai untuk mandi, mencuci, dan BAB,” tutur Dg Bone. Padahal sebelum ada kamar mandi dan jamban di rumahnya, Dia biasa mandi ke sungai yang jaraknya sekitar 2 KM dari rumahnya dan harus ke kebun atau sungai untuk BAB.

Pelajaran dari Dg Bone hari ini adalah, jika niat memiliki sesuatu, maka usahalah, sampai titik penghabisan, maka dengan izin Tuhan kita akan mendapatkannya; sesuatu yang baik, apabila diusahakan dengan serius maka hasilnya akan baik dan berkah; pengorbanan memang penting untuk mendapatkan apa yang kita inginkan apalagi untuk kebaikan. Dg Bone memang pahlawan jamban sejati, SALUT. <AR>

Kontirbusi : Faskab Bantaeng, 20 Januari 2015

Comments