Kab. Sigi & Upaya - Upaya Percepatan ODF Program Pamsimas II, T.A 2014

Kabupaten Sigi terletak di sebelah Selatan Provinsi Sulawesi Tengah, merupakan kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Donggala pada tahun 2008 berdasarkan UU No.27/2008 tertanggal 21 Juli 2008. Secara administratif Kabupaten Sigi terdiri dari 156 desa, dan 1 UPT dengan 15 kecamatan dan  jumlah Puskesmas 19 (sembilan belas) Puskesmas.

Hasil Registrasi Penduduk Tahun 2012, diketahui jumlah penduduk Kabupaten Sigi mencapai 219.005  jiwa, yang terdiri dari laki-laki 112.815  jiwa dan  perempuan 106.190 jiwa.  Luas wilayah Kabupaten Sigi adalah 5.196,02 km2 atau sekitar 7,64 persen dari total luas wilayah Sulawesi Tengah. Secara geografis, Kabupaten Sigi terletak antara 052’ 16” LS – 203’ LS dan 11938’–12021’ BT yang terdiri atas dataran, hutan dan lembah pegunungan, sehingga dapat dipetakan menjadi dua kawasan yakni wilayah lembah dan pengunungan.

Kab.Sigi, merupakan salah satu kabupaten baru yang mendapatkan bantuan  Program Pamsimas II di TA 2014 dan kegiatannya diawali dengan merekrut Koordinator kabupaten menyusul pengrekrutan fasilitator WSS + fasilitator CD (ROMS) pada bulan April 2014 (Sosialisasi program Pamsimas untuk desa-desa di T.A 2014) telah dilaksanakan di T.A 2013  sedangkan untuk fasilitator kesehatan tidak direkrut lagi namun dialih perankan ke “SANITARIAN” serta guna mendukung Pemerintah Daerah khususnya Dinas Kesehatan kabupaten Sigi dalam penerapan STBM berskala Kabupaten, baik dari sisi peningkatan kapasitas, penyusunan strategi dan pengelolaan program, maka oleh Kementerian Kesehatan melalui pihak ketiga merekrut Fasilitator kabupaten (Faskab) STBM.

Dari data  yang dimiliki oleh bidang Penyehatan Lingkungan (PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi mengenai KK yang akses jamban hingga akhir tahun 2014, masih  minim (± 33 %) namun demikian  kerja keras dari Kepala Bidang P2PL (dr. Redison) dan Pengendali Tehnis program Pamsimas II (B’Selfina, SKM) beserta staff pengelola program pamsimas serta komitmen dan dukungan Pemda  melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi terhadap implementasi program Pamsimas khususnya dalam upaya-upaya percepatan target ODF patut diberi apresiasi. Hal ini dapat dibuktikan  dari :

  • Terlaksananya pelatihan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bagi sanitarian  tingkat kabupaten dari 19 (sembilan belas) Puskesmas dengan menggunakan dana APBD T.A 2014  sejumlah Rp. 47.249.000.- Pelatihan STBM dilaksanakan dari tgl 12–15 Agustus 2014 bertempat di Pusdiklat Jono’oge. Acara pembukaan dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi (dr.Sofyan Mailili, M.Kes)

Sigi 1 sigi 2

  • Pelaksanaan Surveilans Kualitas Air T.A 2014, dengan menggunakan dana sharing APBD Kab.Sigi  sejumlah Rp. 9.195.000.-
  • Adanya surat edaran Kepala Dinas kabupaten Sigi (dr.Sofyan Mailili, M.Kes)  mengenai “Pencapaian Desa SBS”. Surat edaran tersebut, tertanggal 21 Desember 2014 dan ditujukan ke seluruh Penanggung jawab Puskesmas sekabupaten Sigi  (19 Puskesmas).
  • Kesepakatan di bidang Penyehatan Lingkungan (PL) untuk memberikan reward misalnya HP kepada sanitarian yang masuk dalam 10 besar pengirim SMS Gate way ke web site STBM atau sanitarian yang mampu meng “ODF” kan desa dampingannya.
  • Advokasi ke Bupati Kab.Sigi  mengenai Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM) dengan mengacu ke surat edaran Kementerian Kesehatan Nomor 132 tahun 2013 dan surat edaran dari Kepala Dinas Kesehatan Kab.Sigi mengenai “ Pencapaian SBS” sekaligus memohon dukungan Bupati berupa surat atau perbup yang dapat mempercepat target pencapaian ODF.
  • Sinergitas dan kekompakkan SKPD terkait, dengan para pendamping program (Koorkab, Faskab.STBM, Fas.WSS & Fas.CD). Artinya bahwa permasalahan rendahnya KK yang akses jamban, tidak hanya menjadi permasalahan Dinas Kesehatan tetapi disepakati bahwa disetiap pertemuan-pertemuan tingkat desa, kecamatan dan kabupaten agar semua pelaku program dapat mengingatkan atau mengajak masyarakat agar membiasakan diri berperilaku  Hidup bersih dan Sehat (PHBS) kaitannya dengan pilar 1 dan 2. Berikut  beberapa contoh proges JSP dan JSSP Desa Bunga,dan desa Doda kabupaten Sigi.
  • Pengendali Tehnis (B’Selfina, SKM) didampingi Faskab.STBM (Valentina P, SKM), terus memantau kualitas dari pemicuan STBM pasca pelaksanaan pemicuan di tingkat desa juga keaktifan Komite STBM dan natural Leader dalam mendampingi anggota kelompok untuk merealisasikan pembangunan jamban sesuai daftar KK terpicu. (jadwal pembuatan jamban di masing-masing KK).
  • Melakukan On the Job Training dan coaching secara berkala guna memperlengkapi kualitas SDM sanitarian dalam melaksanakan tugas baik dalam tehnis pelaporan maupun kemampuan dalam pendampingan di tingkat masyarakat.
  • Memberi Penguatan–penguatan tehnis ke Kepala desa/aparat Desa, BP-SPAMS, Kader AMPL, kaitannya dengan percepatan target ODF. Diharapkan dengan terlaksananya pertemuan tersebut maka percepatan target ODF dapat  terealisasi / tercapai.

sigi 3

  • Mensosialisasikan kegiatan Wirausaha sanitasi di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa. Disisi lain memberi kesempatan kepada staff Dinkes Sigi dan tenaga tukang (utusan desa) untuk mengikuti pelatihan penigkatan Supply Sanitasi di tingkat provinsi. Saat ini telah terjaring 2 calon Wusan di Kab.Sigi.

sigi 4

  • Melakukan praktek bowl di tingkat desa guna memfasilitasi KK yang mau membuat jamban namun dari segi ekonomi terbatas.
  • Melaksanakan lomba dusun sehat bekerjasama dengan Pemerintah desa, PKK, Puskesmas, Petugas kesehatan di desa, Toma, Fasilitator CD & WSS  dan lomba- lomba di tingkat SD bekerjasama dengan pihak sekolah.
  • Pengadaan sarana – sarana promosi kesehatan  baik di tingkat desa maupun di tingkat sekolah. ( Pilar 1 & 2).
  • Bekerjasama/berkoordinasi dengan SKPD terkait dan Koorkab + Fas.CD + Fas.WSS untuk implementasi kegiatan serta terus mengikuti rapat-rapat koordinasi di tingkat kabupaten.

Di T.A 2015, Melalui Dinas Kesehatan telah dialokasikan dana APBD sebagai pendamping dana APBN  untuk kegiatan :

  • Pelatihan fasilitator STBM bagi kader kesling  & Sanitarian
  • Pelatihan Wirsan
  • Surveilans Kualitas Air
  • Pengadaan 1 zet  mal jamban tipe 3.3.1
  • Onjot dan coaching ke sanitarian mengenai Monev berbasis SMS

Semoga dengan kerja keras dari semua pihak, komitmen dan semangat yang tinggi serta adanya dukungan dana APBD  kab.Sigi akan menyusul kabupaten – kabupaten yang telah mendeklarasikan desanya menjadi Kabupaten Sehat. (ValentinaP,SKM. Faskab.STBM Kab.Sigi Prov.Sulawesi Tengah).

Comments