Praktisnya Belajar Jarak Jauh STBM

pjj2Pertama kali saya mengetahui Belajar Jarak Jauh STBM (BJJ STBM) adalah ketika mengikuti pelatihan refresh Korprov dan Faskab STBM di Jogyakarta pada tanggal 14-19 Juli 2014. Awalnya saya tidak begitu tertarik dengan metode belajar ini, karena metode ini menggunakan internet sementara di daerah tempat saya bertugas kualitas jaringan internetnya kurang baik.

Sampai dengan akhir tahun 2014 saya belum pernah mempelajari STBM dengan metode belajar STBM, metode inipun sempat terlupakan oleh saya. Namun, ketika ada pemberitahuan via email kepada saya tentang pentingnya untuk menggunakan metode belajar ini maka saya coba untuk mengakses dan mempelajarinya.

Setelah saya membuka modul pertama dan belajar, ternyata metode ini sangat menarik. Persentasi yang dikemukakan oleh presenter sangat paraktis dan mudah untuk dipahami. Tambahan video dan gambar-gambar yang menarik membuat metode ini semakin menyenangkan untuk di pelajari. Selain itu, pertanyaan pre test dan post test setiap kali modul dan session berakhir semakin mempertajam pengetahuan dan pemahaman tentang STBM di setiap modul dan sessionnya.

Diluar dari kemudahan tersebut diatas, BJJ STBM ini tidak menuntut waktu untuk diselesaikan. BJJ STBM tidak seperti kita mengikuti sebuah pelatihan dimana waktu setiap sesi telah ditentukan. Dengan metode BJJ STBM, waktu untuk belajar dapat tentukan sendiri serta tempatnyapun bisa di sesuaikan menurut keinginan dan kenyamanan pengguna (asal ada jaringan internet). Oleh karena itu, Setiap modul tidak harus selesai dalam sehari. Pengalaman saya, 3 hari saya butuhkan untuk mengabiskan semua modul yang ada pada BJJ STBM ini. Sehingga saya menganggap metode BJJ STBM ini sangat praktis karena selain menambah pengetahuan dan pemahaman tentang STBM, kelebihan lainnya yang saya dapatkan adalah waktu belajar yang bisa disesuaikan dengan keinginan dan aktifitas keseharian kita.

Dari kemudahan dan kepraktisan BJJ STBM tersebut, masih ada kekurangan yang menjadi catatan saya, salah satunya adalah besarnya kapasitas internet yang butuhkan untuk mengakses BJJ STBM. Hal ini cukup mengganggu kami yang berada di wilayah Sulawesi Tengah. Kapasitas internet di daerah kami masih rendah sehingga ketika mengakses BJJ STBM membutuhkan waktu loading yang cukup lama di setiap modul maupun session. Hal ini berpengaruh pada keinginan untuk belajar dengan menggunakan metode ini. Karena pada akhirnya, rasa malas dan keinginan untuk menunda sangat besar di akibatkan waktu yang lama untuk mengakses BJJ STBM ini. Semoga kedepannya metode BJJ STBM ini bisa di desain kembali pada penggunaan kapasitas internet yang di pakai saat ini. Sehingga mudah di akses dengan menggunakan kapasitas jaringan berkualitas rendah. Yang pada akhirnya memudahkan kami yang berada di wilayah dengan kualitas jaringan yang kurang baik untuk bisa mengakses BJJ STBM.

Demikian sekilas pengalaman saya menggunakan metode BJJ STBM.  Terima kasih kepada tim secretariat STBM Indonesia telah membuat metode belajar ini, saya pribadi sangat terbantukan dalam memahami STBM melalui metode ini.

STBM Lebih Bersih, Lebih Sehat

Muhammad Alim Bahri (Faskab STBM Kab. Poso-Sulawesi Tengah)

Comments