Srikandi Sanitasi dari Pringsewu

srikandi1"…..Modal kami yang terbesar hanya tekad dan niat yang tulus untuk membantu kepemilikan jamban masyarakat", ujar Sri Rahmawati dari Kelurahan Fajaresuk  dan Sri Dwi Astuti dari Pringsewu  Utara.

Awalnya kedua kader ini mulai serius membantu merubah prilaku di masyarakat untuk program sanitasi pada waktu mereka mengikuti  pelatihan pembuatan jamban sehat yang difasilitasi oleh SNV bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten  Pringsewu Provinsi Lampung Bulan September 2014.

Setelah mereka mendapat pelatihan praktek membuat jamban sederhana bersama kader – kader lain di 5  kelurahan dan 2 pekon yang menjadi binaan program SNV, maka 2 srikandi ini langsung tancap gas untuk segera memicu masyarakat untuk membangun jamban. Selain pemicuan yang dilakukan mereka berdua tapi juga didukung oleh Pokja sanitasi kabupaten dan kelurahan dimana mereka tinggal, mereka juga melakukan usaha kredit jamban untuk masyarakat. Pada waktu proses pemicuan sebenarnya masyarakat berminat untuk memiliki jamban tetapi karena jamban belum menjadi prioritas bagi mereka maka mereka lebih mengarahkan dana mereka untuk hal – hal yang berbau konsumtif dan solusinya kedua kader ini menawarkan paket jamban yang murah sehat dan bisa diangsur .

Selain itu kedua Srikandi sanitasi ini juga memberikan harga khusus bagi masyarakat yang kurang mampu tetapi mempunyai greget untuk membangun jamban, syaratnya konsumen tersebut bersedia turut serta membangun jambannya atau mempunyai material yang bisa digunakan untuk membangun jamban. Dengan adanya program jamban sehat yang bisa diangsur, maka tingkat kepemilikan jamban di masyarakat mulai ada perubahan .

srikandi2

srikandi3

Mbah Suparman konsumen jamban kredit dari kelurahan pringsewu utara sempat berkata dengan logat jawa-nya yang kental, "kulo seneng  sampun wonten WC pribadi, dados mboten was – was menawi bade ngising tengah wengi nopo meleh saget dicicil mbayare (saya senang sudah punya wc pribadi, jadi nggak khawatir kalau mau buang air besar tengah malam apalagi membayarnya dapat diangsur)".

Kedua Srikandi sanitasi ini berharap kegiatan wirausaha sanitasi ini dapat menginspirasi orang lain untuk mengikuti jejak untuk mempercepat kepemilikan jamban di masyarakat dan tidak lupa keduanya juga berharap pemerintah tetap mendukung dan mendampingi mereka agar terjadi sinergi antara masyarakat dan pemerintah. (By : Irfan Ariyanto- SNV / Editor : AH – KM Sekr. STBM )

Comments